Monday, February 7, 2011

Wajahmu di bawah sinar matahari

Terik matahari penghujung Desember, silau, menyengat.
Aku tak suka panas,
panas selalu membuat kepalaku pusing.

Lalu… ada yang menghampiri.
Mengherankan, dalam sekejap pandanganku jadi teduh.
Bukan karena awan, bukan karena angin.

Yang kulihat sangat biasa, sangat sederhana tapi indah.
Sungguh indah…
wajahmu di bawah sinar matahari.



Jl. Panjang, Desember 2008

No comments:

Post a Comment