Friday, August 27, 2010

Waktu aku

Waktu aku menangis,
kau tak pernah tanya kenapa atau memintaku berhenti menangis.
Kau hanya menggenggam tanganku
lalu berkata akan menemaniku bersabar.
Aku mencintaimu untuk itu.

Waktu aku tertawa,
kau memandangiku dengan senyum sempurna.
Karena aku adalah permatamu, harapanmu, kekuatanmu, tujuan hidupmu
sejak hari pertama Tuhan mengamanahkanku padamu.
Dan aku mencintaimu untuk itu.

Di dunia ini tak ada lelaki yang bisa mengalahkan cintamu padaku.
Maka, jika ada yang sanggup mencintaiku dengan separuh saja besar cintamu padaku, dia pasti akan membuatku bahagia.
Itulah katamu dan sungguh, aku mencintaimu untuk itu.

Karena kau begitu mencintaiku,
kuminta teruslah bersabar bersamaku sampai hari itu tiba.
Hari di mana dia menemukanku.


Untuk lelaki tersayang…
Selamat ulang tahun, Bapak.

1 comment: